{"id":907,"date":"2025-06-12T09:55:00","date_gmt":"2025-06-12T09:55:00","guid":{"rendered":"http:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/?p=907"},"modified":"2025-07-28T09:46:09","modified_gmt":"2025-07-28T09:46:09","slug":"menghadirkan-prof-dr-mohammad-nor-ichwan-mahad-aly-walindo-menghelat-kuliah-umum-dengan-tema-tren-baru-metode-tafsir-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/2025\/06\/12\/menghadirkan-prof-dr-mohammad-nor-ichwan-mahad-aly-walindo-menghelat-kuliah-umum-dengan-tema-tren-baru-metode-tafsir-al-quran\/","title":{"rendered":"Hadirkan Prof. Dr. Moh. Nor Ichwan, Ma&#8217;had Aly Walindo Selenggarakan Kuliah Umum dengan Tajuk &#8220;Tren Baru Metode Tafsir al-Qur&#8217;an&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p>Pekalongan, 11 Juni 2025 \u2013 Ma&#8217;had Aly Walindo Pekalongan sukses menyelenggarakan kuliah umum bertema \u201cTren Baru Pendekatan Tafsir al-Qur&#8217;an\u201d yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Juni 2025. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika Ma&#8217;had Aly Walindo, termasuk Pimpinan Ma\u2019had, Hj. Siti Mahmudah, Alhz beserta para staf dan mahasiswa. Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. Mohammad Nor Ichwan, M.Ag, seorang pakar dalam bidang Ilmu al-Qur\u2019an dan Tafsir yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Magister IAT (Ilmu al-Qur\u2019an dan Tafsir) di UIN Walisongo Semarang. Kehadiran Prof. Ichwan dalam forum ilmiah ini disambut antusias oleh peserta, mengingat rekam jejak akademiknya yang luas serta kedalaman kajian yang dibawanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"960\" src=\"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/walindo1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-935\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya, Hj. Siti Mahmudah, Alhz mengungkapkan rasa terima kasih atas terlaksananya kerja sama ini serta menyambut baik kegiatan ilmiah semacam ini sebagai bagian dari penguatan keilmuan mahasiswa. Ia menekankan pentingnya memahami bahwa pendekatan terhadap al-Qur\u2019an tidak cukup berhenti pada tafsir klasik semata. Menurutnya, dinamika zaman menuntut adanya metode yang senantiasa berkembang dalam memahami wahyu Ilahi. Tafsir bukanlah warisan statis, melainkan produk ijtihad yang harus terus diperbarui dan dikaji ulang sesuai konteks sosial dan budaya umat. Oleh karena itu, pendekatan terhadap al-Qur\u2019an perlu bersifat integratif, yaitu menggabungkan metode klasik warisan ulama terdahulu dengan pendekatan kontemporer yang responsif terhadap tantangan zaman.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1600\" height=\"1200\" src=\"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Mahad-Ali-Walindo1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-908\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sementara itu, dalam paparan materinya, Prof. Dr. Mohammad Nor Ichwan menjelaskan bahwa tren studi al-Qur&#8217;an saat ini mengalami transformasi signifikan dengan lahirnya berbagai pendekatan baru yang lebih inklusif dan multidisipliner. Ia menyoroti pentingnya penggunaan pendekatan hermeneutik, semiotik, dan sosial-kultural dalam membaca al-Qur\u2019an. Menurutnya, perkembangan ini mencerminkan kesadaran bahwa makna al-Qur\u2019an tidak hanya bisa digali dari aspek tekstual semata, namun juga dari pemahaman terhadap konteks sosio-historis yang melatarbelakanginya. Prof. Ichwan juga menambahkan bahwa keterbukaan terhadap metodologi baru tidak berarti meninggalkan tradisi tafsir klasik, namun justru menjadikannya fondasi dalam membangun diskursus tafsir yang relevan bagi kebutuhan umat masa kini dan masa depan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"1280\" src=\"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/walindo.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-936\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Acara kuliah umum ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara peserta dan pemateri, menunjukkan semangat kritis dan antusiasme mahasiswa dalam mendalami tafsir al-Qur\u2019an dari berbagai perspektif baru. Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari Ma\u2019had Aly Walindo kepada Prof. Dr. Mohammad Nor Ichwan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas ilmu yang telah dibagikan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kuliah umum ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para mahasiswa untuk terus mengkaji al-Qur\u2019an secara kritis, mendalam, dan kontekstual dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekalongan, 11 Juni 2025 \u2013 Ma&#8217;had Aly Walindo Pekalongan sukses menyelenggarakan kuliah umum bertema \u201cTren Baru Pendekatan Tafsir al-Qur&#8217;an\u201d yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Juni 2025. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika Ma&#8217;had Aly Walindo, termasuk Pimpinan Ma\u2019had, Hj. Siti Mahmudah,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-907","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/907","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=907"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/907\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":953,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/907\/revisions\/953"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=907"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=907"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/s2iat.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=907"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}